Page 45 - Rekayasa Pantai
P. 45
yaitu dengan ditunjukkan dengan lebar dan sempit spektrum. Analisis ini
juga dapat dipergunakan untuk menentukan gelombang signifikan (Hs).
4. Menentukan distribusi arah gelombang (medium term)
Analisis ini ditujukan untuk mendapatkan informasi distribusi arah
gelombang pada suatu pantai atau laut. Biasanya hasil dari analisis ini
berupa mawar gelombang (wave rose) dan hasil ini sangat berguna untuk
perhitungan angkutan sedimen termasuk perhitungan perubahan garis
pantai. Biasanya diperlukan data selama 5 sampai 10 tahun.
Berdasarkan data tinggi gelombang laut dapat ditentukan fungsi distribusi
probabilitas gelombang laut, sedangkan berdasarkan waktu periode dapat
ditentukan bentuk spektrum gelombang laut.
3.7.2. Spektrum Gelombang 6
Data pencatatan/rekaman gelombang selama 15-20 menit dibutuhkan untuk
keperluan analisis spektrum gelombang. Diskusi tentang prosedur untuk
mendapatkan spektrum energi ini diberikan oleh Blackman dan Tuckey (1958),
Kinsman (1965), dan Harris (1974). Pada tahun 1967, Cooley dan Tuckey
memperbaiki prosedur yang sebelumnya telah ia kembangkan dengan prosedure
“Fast Fourier Transform, FFT”.
Prinsip analisis spektrum gelombang adalah menguraikan suatu gelombang
irreguler (tidak teratur) menjadi suatu susunan dari gelombang teratur dari
berbagai frequensi dan tinggi gelombang (lihat Gambar 3.4).
Periode gelombang signifikan adalah periode gelombang yang mempunyai
kerapatan energi (energy density) maksimum dari suatu spektrum (lihat Gambar
3.5).
Bretschneider (1959) mengusulkan spektrum yang didasarkan pada periode dan
tinggi gelombang rata-rata sbb.:
T 4
2 3 −0,675( )
SH 2 (T) = 3,44 (H ̅ ) T 4 F (3.27)
(T ̅ )
̅
Dengan: H = tinggi gelombang rerata = H100
̅
T = periode gelombang rerata
6 Nur Yuwono, Dasar-dasar Perencanaan Bangunan Pantai, Yogyakarta, KMTSFT-UGM,
1992.
33

